News

Rudy Mas’ud Tekankan Peningkatan PAD untuk Kurangi Ketergantungan Dana Pusat

NUSASATU, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Komitmen tersebut, menurutnya, menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian fiskal daerah sekaligus menjaga stabilitas keuangan dan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga memastikan pengelolaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap berjalan optimal. Skema ASN berbasis kontrak ini dinilai tidak menjadi kendala bagi daerah dalam menjaga keseimbangan fiskal.

Hal itu disampaikan Rudy usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Timur, Senin (30/3/2026).

“Fokus kita adalah bagaimana meningkatkan PAD dan tidak terus bergantung pada dana transfer pusat. Itu yang paling utama,” ujarnya, seperti dikutip dari KutaiRaya.com.

Ia menambahkan, kondisi keuangan daerah saat ini masih tergolong aman. Belanja pegawai, kata dia, masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Belanja pegawai kita masih di bawah 30 persen, jadi masih dalam kondisi aman,” jelasnya.

Terkait PPPK, Rudy memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam pengelolaannya.

“PPPK aman, insyaallah Kaltim siap,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemprov Kaltim juga akan memperkuat koordinasi dengan daerah lain untuk berbagi strategi dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Kita akan berbagi pengalaman dengan provinsi lain terkait strategi peningkatan PAD,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button