Sekda Kaltim Jelaskan Alasan Pengadaan Mobil Gubernur Rp8,5 Miliar untuk Medan Berat
NUSASATU, SAMARINDA – Sekretaris Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni menjelaskan alasan pengadaan mobil operasional gubernur senilai Rp8,5 miliar. Menurutnya, kendaraan tersebut dibutuhkan untuk menunjang mobilitas kepala daerah di wilayah Kaltim yang memiliki medan berat dan akses terbatas.
Sri Wahyuni mengatakan, mobil jenis SUV hybrid 2.996 cc itu dipertimbangkan dari sisi kebutuhan operasional, bukan sekadar kenyamanan. Ia menilai kondisi geografis Kalimantan Timur masih didominasi jalur tanah, kawasan hutan, serta daerah yang belum sepenuhnya terbuka.
Ia mencontohkan gaya kerja Rudy Mas’ud yang kerap turun langsung ke lokasi rencana pembangunan infrastruktur. Dalam salah satu peninjauan ke wilayah Kesotek Bongan, gubernur disebut sempat mengalami kendala karena akses jalan yang belum memadai.
“Pernah juga saat saya ikut langsung, rombongan harus mengganti kendaraan karena medan tidak bisa dilalui. Jadi kendaraan kepala daerah memang harus mampu menembus medan Kaltim dalam kondisi apa pun,” ujarnya.
Menurut Sri Wahyuni, kemampuan kendaraan menjangkau daerah sulit sangat penting agar gubernur dapat melihat langsung kondisi lapangan sebelum mengambil keputusan strategis, terutama terkait pembukaan konektivitas dan pengembangan ekonomi baru di Kaltim.



