Gubernur Kaltim Targetkan Lampu Stadion Segiri Rampung Juli 2026 Demi Borneo FC Tampil di Asia
NUSASATU, SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menargetkan pembenahan sistem pencahayaan Stadion Segiri Samarinda rampung pada Juli 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Borneo FC yang dipastikan tampil di kompetisi antarklub Asia musim mendatang.
Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat menghadiri kegiatan nonton bareng laga tandang Borneo FC melawan Persijap Jepara di Auditorium Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Minggu (17/5/2026) malam.
Mengenakan kaos oranye kebanggaan Pesut Etam, Rudy tampak membaur secara lesehan bersama ratusan suporter Pusamania yang memadati lokasi nobar. Meski pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir imbang tanpa gol, suasana tetap meriah lantaran Borneo FC berhasil mengunci posisi runner-up BRI Super League musim 2025/2026 dan memastikan tiket ke kompetisi Asia.
“Tapi kita tetap tampil di liga Asia ya,” ujar Rudy Mas’ud, dikutip dari Berau Terkini.
Momentum lolosnya Borneo FC ke level Asia turut memunculkan perhatian terhadap kesiapan infrastruktur stadion. Dalam sela acara, salah seorang suporter bernama Mario menyampaikan aspirasi agar fasilitas pencahayaan di Stadion Segiri segera ditingkatkan.
Saat ini, Stadion Segiri diketahui memiliki pencahayaan sekitar 900 lux. Angka tersebut memang sudah memenuhi standar minimal untuk kompetisi domestik yang berada di atas 800 lux. Namun, untuk pertandingan level internasional, regulasi AFC maupun AFF mensyaratkan pencahayaan minimal 1.200 lux.
Menanggapi hal itu, Rudy menegaskan pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Lampu segera kita benahin, segera ya. Nanti teknisnya kita atur bagaimana Stadion Segiri bisa digunakan Borneo FC untuk liga Asia pada Juli nanti,” tegasnya.
Selain menyoroti kesiapan stadion, Rudy juga menyampaikan dukungannya terhadap komunitas suporter. Ia mengusulkan agar Auditorium Sempaja, eks Hotel Atlet yang berada di Kompleks GOR Kadrie Oening, dapat difungsikan sebagai tempat tetap untuk kegiatan nonton bareng setiap kali Borneo FC melakoni laga tandang.
Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan bagi Pusamania untuk terus memberikan dukungan kepada tim kebanggaan Kalimantan Timur.
“Mudah-mudahan setiap Borneo FC tandang ke kota lain, tempat ini bisa kita gunakan nobar, setuju?” kata Rudy yang langsung disambut sorakan setuju dan tepuk tangan meriah dari para suporter.
Dengan target penyelesaian pada Juli 2026, Pemerintah Provinsi Kaltim kini berpacu dengan waktu agar Stadion Segiri siap menjadi kandang Borneo FC saat berlaga di kompetisi Asia.



