Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Kilang Minyak Terbesar di Indonesia
NUSASATU, BALIKPAPAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan kilang minyak Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini resmi menjadi kilang minyak terbesar di Indonesia dengan kapasitas pengolahan mencapai 360 ribu barel per hari (bph).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut peresmian RDMP Balikpapan sebagai momentum bersejarah, mengingat terakhir kali Indonesia meresmikan kilang minyak baru terjadi sekitar 32 tahun lalu.
“Ini cukup bersejarah. Saya menyambut dengan bahagia dan merasa sangat bangga atas capaian yang kita hasilkan hari ini. Terima kasih kepada seluruh unsur dan jajaran yang telah bekerja keras hingga proyek ini berhasil diwujudkan,” ujar Prabowo.
Presiden juga menitipkan harapan besar kepada PT Pertamina agar terus meningkatkan kinerja dan efisiensi. Ia menegaskan Pertamina harus kembali menjadi perusahaan energi nasional yang berdaya saing global.
“Selamat dan terima kasih kepada Pertamina dan Kementerian ESDM. Lanjutkan pekerjaan ini. Pertamina harus menjadi national champion, agen perubahan, agen pembangunan, dan agen modernisasi,” tegasnya.
Dengan mengucapkan basmalah, Presiden Prabowo secara resmi meresmikan infrastruktur energi terintegrasi RDMP Balikpapan.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, RDMP Balikpapan merupakan kilang terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp123 triliun. Proyek ini meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260 ribu barel menjadi 360 ribu barel per hari dengan standar Euro V serta mendukung target Net Zero Emission (NZE).
Selain itu, RDMP Balikpapan dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan energi nasional. Bahlil menyebut, keberadaan kilang ini dapat menghemat devisa negara lebih dari Rp60 triliun per tahun dengan menekan impor BBM jenis solar.



