Diskominfo Kutim

Poktan Sumber Pangan Panen Melon di Tengah Dampak El Nino

NUSASATU,TELUK PANDAN – Sektor pertanian di Kutai Timur (Kutim) terus tumbuh dan tangguh. Setelah melakukan panen padi dan bawang merah, kini Kutim berhasil menghasilkan buah melon.

Melon tersebur dihasilkan oleh Kelompok Tani (Poktan) Sumber Pangan. Poktan ini bergerak dibidang komoditi holtikultura dan buah di RT 16 Teluk Panda yang berdiri sejak 2008 dengan anggota sebanyak 25 orang dan memiliki lahan seluas 28 hektar.

Ketua Poktan Sumber Pangan Eko Wisono, memaparkan panen raya Poktan Sumber Pangan kali ini merupakan panen kedua seluas satu hektar buah melon. Dengan tiga varietas yakni pertiwi, merling, dan amanda.

“Kalau panen sebelumnya itu bisa mencapai 12 ton per hektar, namun kali ini agak berkurang karena cuaca. Karena akhir-akhir ini banyak sumber-sumber air kering, sehingga penghasilan panen tidak seperti sebelumnya,” jelasnya.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, mengatakan progres pertanian di Kutim terus berkembang dengan baik. Buktinya, dirinya dalam dua tahun terakhir ini kerap diundang poktan untuk pelaksanaan panen raya.

Seperti panen raya padi di Kongbeng, panen padi di beberapa desa di Kaubun, panen semangka dan panen bawang merah di Sangatta Selatan.

“Semangat petani alhamdulillah luar biasa. Pastinya saya akan terus mendukung pengembangan sektor pertanian,” bebernya saat panen melon bersama bersama Poktan Sumber Pangan di RT 16, Desa Teluk Pandan.

Melalui program Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP), Pemkab Kutim akan memperluas lahan-lahan pertanian termasuk padi sawah seluas dua ribu hektar dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan beras dan buah-buahan di Kutim.

“Butuh dukungan seluruh petani dan para penyuluh pertanian untuk menyukseskan program agribisnis di Kutim. Dengan kebijakan yang konsisten, dukungan yang tak putus dari para pihak saya yakin sektor pertanian Kutim yang terus berkembang dapat menopang kebutuhannya sendiri di masa datang,” tegasnya di hadapan petani, Rabu, 4 Oktober. (wik/adv)

Related Articles

Back to top button