Percepat Pembangunan Infrastruktur di Kutim Melalui Skema Multi Years
NUSASATU,SANGATTA – Dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemkab Kutim menerapkan skema tahun jamak atau multi years. Sudah dimulai tahun 2023 hingga 2024.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, menjelaskan bahwa salah satu upaya Pemkab Kutim dalam membangun infrastruktur melalui skema multi years yang sudah dimulai pada tahun 2023 hingga tahun 2024.
“Adapun pembangunan infrastruktur skema tahun jamak meliputi
bidang perhubungan yaitu percepatan penyelesaian Pelabuhan Kenyamukan Sangatta Utara dan bidang bina marga yaitu peningkatan jalan dan pembangunan jembatan,” jelasnya saat Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kabupaten Kutim di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, ia menambahkan untuk bidang sumber daya air yaitu peningkatan drainase perkotaan untuk penanggulangan bencana banjir. Sedangkan, bidang cipta karya yaitu pembangunan IPA dan jaringan air bersih di kawasan perdesaan serta optimalisasi SPAM.
“Hingga saat ini PERUMDA Air Minum melayani 18 kecamatan yang terdiri dari 53 desa di daerah Kabupaten Kutim dengan cakupan pelayanan teknis mencapai 73,99 persen dari 206.630 jiwa jumlah penduduk di wilayah desa pelayanan,” tambahnya.
Ardiansyah juga memaparkan pembangunan di bidang pertanian dalam arti luas. Khususnya pada sub sektor tanaman pangan ditunjukkan oleh produktivitas beberapa komoditas unggulan.
“Padi sawah tahun 2022 produktivitasnya sebanyak 45,00 Kw/Ha, padi ladang 26,2 Kw/Ha, jagung 55,00 Kw/Ha dan ubi kayu produktivitasnya 270,2 Kw/Ha,” jelasnya. (wik/adv)



