Ketua DPRD Kaltim Sambut Positif Wacana Pilkada Lewat DPRD

NUSASATU, SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud menyatakan dukungannya terhadap wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi dipilih melalui DPRD, sebagaimana diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Meski mengaku belum mengikuti secara detail pembahasan RUU tersebut, Hasanuddin menegaskan bahwa isu tersebut masih sebatas wacana. Namun secara pribadi, politisi yang akrab disapa Hamas itu mengaku tidak keberatan jika pilkada dilakukan melalui DPRD.
“Kalau tanggapan pribadi, tentu kami senang. Artinya DPRD bisa ikut menentukan kepala daerah,” ujarnya.
Menanggapi kekhawatiran publik terkait berkurangnya hak pilih masyarakat, Hasanuddin menilai mekanisme perwakilan tetap sejalan dengan prinsip demokrasi Pancasila.
“Pemilihan melalui perwakilan sesuai dengan prinsip permusyawaratan dalam Pancasila,” katanya.
Ia juga menyoroti tingginya biaya politik dalam pilkada langsung yang dinilai membebani anggaran negara dan rawan praktik politik uang.
“Biayanya besar, politiknya mahal, dan rawan money politic,” tuturnya.
Menurut Hasanuddin, pilkada melalui DPRD dapat menjadi alternatif yang lebih efisien, mengingat anggota DPRD merupakan wakil rakyat di daerah.
“Kalau bisa lebih hemat dan efektif, kenapa tidak,” pungkasnya.



