News

Andi Harun Tegaskan Anggaran Probebaya Tidak Dipangkas

NUSASATU, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun meluruskan informasi terkait anggaran Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (Probebaya) yang disebut-sebut mengalami pemangkasan. Ia menegaskan, tidak ada pengurangan anggaran meski dalam APBD murni tercantum alokasi Rp60 juta per program.

Penegasan itu disampaikan Andi Harun, Rabu (7/1/2026), merespons pemberitaan yang menyebut anggaran Probebaya turun dari Rp100 juta menjadi Rp60 juta. Menurutnya, angka tersebut kerap disalahartikan sebagai pemotongan, padahal merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal daerah.

“Di APBD murni memang tercantum 60 persen, tapi itu bukan pemotongan. Ini murni manajemen adaptasi karena ruang fiskal terbatas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total anggaran Probebaya tetap Rp100 juta. Sebanyak 60 persen dialokasikan dalam APBD murni, sementara 40 persen sisanya dianggarkan melalui APBD perubahan.

“Empat puluh persennya kami terminasi untuk menyesuaikan kondisi fiskal. Totalnya tetap Rp100 juta,” tegasnya.

Menurut Andi Harun, tidak seluruh kegiatan Probebaya dilaksanakan di awal tahun anggaran. Sejumlah program baru berjalan pada paruh kedua tahun, sehingga lebih tepat dimasukkan dalam APBD perubahan.

Skema serupa, lanjut dia, juga diterapkan pada pos belanja lain di lingkungan Pemkot Samarinda tanpa menghilangkan hak penerima manfaat.

Andi Harun menegaskan Probebaya tetap menjadi program prioritas Pemkot Samarinda karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau disebut Rp60 juta, itu benar untuk APBD murni. Tapi keliru jika dikatakan dipotong. Anggarannya tetap Rp100 juta,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button