News

Andi Harun Tegaskan Tak Ada Tambahan Anggaran Proyek Terowongan Samarinda

NUSASATU, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meluruskan kabar yang beredar terkait dugaan penambahan anggaran proyek terowongan Samarinda. Ia menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar.

Menurut Andi Harun, memang terdapat pengajuan dari konsultan terkait kebutuhan mitigasi jangka panjang di sekitar lereng terowongan. Namun, usulan tersebut berada di luar skema kegiatan multiyears dan tidak berkaitan langsung dengan anggaran proyek terowongan.

“Memang ada pengajuan dari konsultan untuk mitigasi jangka panjang di sekitar lereng terowongan, tetapi itu di luar kegiatan multi kontrak dan tidak ada hubungannya dengan anggaran proyek terowongan,” ujarnya.

Ia menegaskan, anggaran multiyears proyek terowongan telah disepakati bersama DPRD Kota Samarinda dan akan berakhir pada 31 Desember 2025. Seluruh mekanisme penganggaran, kata dia, sudah melalui prosedur yang berlaku.

“Tidak ada, dan tidak benar sama sekali ada tambahan anggaran. Semua kegiatan multiyears harus melalui kesepakatan DPRD,” tegasnya.

Andi Harun menjelaskan, usulan mitigasi dari konsultan dan Dinas PUPR bertujuan untuk menurunkan elevasi lereng serta memperkuat struktur sebagai langkah pencegahan jangka panjang terhadap potensi longsor. Meski demikian, kegiatan tersebut berdiri sendiri dan tidak termasuk dalam proyek terowongan.

“Kami pastikan tidak ada tambahan anggaran apa pun pada kegiatan multiyears proyek terowongan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, proyek terowongan Samarinda memiliki nilai anggaran sekitar Rp395 miliar. Sebelumnya, sempat beredar isu adanya dugaan penambahan anggaran hingga Rp133 miliar, yang kini dipastikan tidak benar.

Related Articles

Back to top button