Tingkatkan Produksi Frutiboks dan Kalbana, Camat Kaliorang Genjot 700 Hektare Lahan di Selangkau

NUSASATU – Camat Kaliorang Rusnomo mengatakan, bahan-bahan dari produk Frutiboks dan Kalbana ini menggunakan pisang asli kepok grecek dari Desa Selangkau. Diproduksi langsung oleh UMKM binaan PT Indexim Coalindo yakni Asosiasi UMKM Bersama Bidadari Pesisir. Kemudian untuk proses produksinya dilakukan secara cermat.
“Dimulai dengan bahan baku pisang yang sudah dimasak langsung dilakukan pencucian. Kemudian dikupas dan langsung dilakukan pemotongan dengan ukuran tertentu lalu ditata di atas plate (piring, red)” ujarnya. “Nah, hasilnya langsung dibekukan dimasukkan ke dalam freezer dry. Terakhir dilakukan pengemasan. Yaitu buah yang telah kering ditimbang dan dimasukkan ke dalam kemasan lalu disegel menggunakan mesin sealer,” tambah Rusnomo.
Bahan-bahan dimaksud dihasilkan dari dari perkebunan pisang seluas 1000 hektare. Rusnowo menambahkan, ke depan akan menargetkan sekaligus menambah luasan perkebunan pisang seluas 6500 hektare.
“Sementara untuk luasan sawah ada areal 700 hektare di Selangkau belum tergarap maksimal, nanti kita genjot untuk digarap bekerja sama dengan pihak terkait yang nantinya akan dijadikan lumbung padi di Kaliorang,” terangnya. (adv)



