Pemkab Kutim Bentuk TPKJM, Atasi Persoalan Kesehatan Jiwa
NUSASATU,SANGATTA – Persoalan Kesehatan jiwa menjadi perhatian Pemkab Kutai Timur (Kutim). Dengan membentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM).
Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal, mengatakan TPKJM akan segera terbentuk seperti daerah lainnya di Kaltim. Agar dapat memudahkan penanganan persoalan pasien kejiwaan di Kutim.
Menurutnya, masalah kejiwaan adalah masalah yang kompleks. Dengan itu, butuh sinergi bersama dari berbagai pihak.
“Tak mungkin dikerjain oleh satu perangkat daerah saja, tetapi harus saling bergandengan agar semua bisa bergerak menangani masalah kejiwaan seseorang,” jelas dr Bahrani di Hote Royal Victoria Sangatta.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, memaparkan setelah terbentuknya TPKJM, ia berharap tim dapat segera berkoordinasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim. Sebab, saat ini mental anak-anak didik mulai kurang baik dikarenakan pergaulan yang keliru. Oleh karena itu perlu adanya pemahaman lintas sektoral.
“Bisa jadi seseorang yang sudah ketagihan ngelem atau obat batuk. Melakukan segala cara untuk memuaskan diri, hal itu karena sudah merasuk ke dalam jiwa. Pasti lebih parah jadinya,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Ia berharap pekerjaan ini dikerjakan dengan baik seperti tim stunting dan TBC. Bukan hanya pendataan dan pelaporan tetapi bisa memberikan sesuatu terkait kesehatan jiwa.
“Karena ini bukan penyakit masyarakat, tetapi perlu menjadi perhatian juga,” pintanya.(wik/adv)



